Akhir-akhir ini perhatian dunia tertuju pada penyerangan Israel ke palestine. Banyak sudah protes dan demo dilakukan, termasuk di Indonesia yang mengecam peristiwa pembunuhan besar2an.
Yang mengherankan adalah, kenapa amerika yang biasanya paling vokal kalau ada penyerangan atau perang antar kelompok saat ini memilih membisu. Kemana amerika yang selama ini vokal dan menganggap dirinya negara yang paling menjunjung tinggi nilai2 kemanusian. Barry Soetoro yang baru saja menduduki kursi presiden amerika juga masih diem.
Sebenarnya kalau dilihat, alasan israel menyerang palestine mirip dengan alasan amerika menyerang afganistan (disamping alasan2 politik yang disembunyikan). Israel menyerang palestine karena ingin memuskan gerakan hamas, sedang amerika menyerang afganistan karena ingin menumpas gerkan al qaeda. Waj jangan-jangan orang yang menyusun idenya sama nih.
Yang paling meyedihkan adalah bantuan kemanusiaan justru sulit mencapai lokasi, seperti tadi sore aku lihat di TV, Mesir masih menutup jalur terdekat ke palestine dimana bantuan kemanusiaan mau lewat daerah itu.
salah satu sms yang masuk ke HPku adalah permintaan dukungan do’a karena masjid al aqsha di kepung kaum yahudi/israel.
Aku jadi ingat ketika melihat-lihat pasport kawanku dari malaysia, di pasport malaysia tertulis’berlaku untuk semua negara kecuali: Israel.Hehehe. Ketika aku tanya ke kawanku, knapa israel?jawabnya karena israel bukan negara, dia hanya menduduki sementara negara orang alias merebutnya dengan paksa. Hmmmm….
Semoga saja konfilik di jalur gaza cepat-cepat selesai dan perdamaian segera terjadi disana.