Posted by Joko Dolog on July 24, 2008
Selama 3 hari di Johor, aku perhatikan banyak sekali mobil proton, buatan malaysia. Gile, betapa rakyatnya menghargai produk dalam negeri. Salut deh buat mereka.Bahkan proton yang sudah usang dan kuno pun masih banyak di jumpai.
Aku jadi berangan-angan jika indonesia mempunyai produk mobil nasional, produk dalam negeri karya anak bangsa. Tidak perlu semua import dari luar negeri.
Beberapa malam lalu aku lihat di TV malaysia, diperkanalkan mobil listrik, dengan charging 6 jam bisa di pake hingga 12 jam kalau ga salah. Ini sebagai kepedulian terhadap lingkungan.
Kapan ya Indonesia mampu bangga dengan mobil nationalnya sendiri? Jangankan peduli dengan lingkunga, sekarang malah berlomba2 menghabiskan hutan. Ihiks……..
Posted in Not Serious, Serious | Tagged: mobil | 2 Comments »
Posted by Joko Dolog on July 24, 2008
Minggu ini giliranku harus ngambil sertifikat safety training, orang mengenalnya dengan BOSIET alias basic Offshore Safety Induction & Emergency Training. Training ini harus aku ambil di malaysia, tepatnya di daerah Johor Bahru. Sebenarnya di Indonesia ada beberapa training provider untuk ini, tetapi belum ada yang full OPITO approved, hanya satu yang OPITO approved, tetapi hanya untuk tropical saja. Jadi terpaksa aku ambil full training di Johor.
Training ini materinya sama dengan training yang 3 tahun aku ambil di jakarta, cuman yang di jakarta masih kalah fasilitas dan mungkin nego untuk ambil OPITO approved. Materi hari pertama alalah boat evacuation, materi ini membosankan karena harus masuk ke small boat yang harus goyang-goyang bikin mabok. Hari ke2 materinya fire figthing, ini asyik karena main2 api. Sayang apinya kecil euy, cuman bisa buat bakar ketela
. Hari ke3 yang paling asyik karena main air. Materi hari ke3 adalah HUET, Helicopter Underwater Escape Training. Tiap participant harus lulus 8 kali di ceburkan dalam simulasi helicopter yang emergency landing di air. Di trainingku dulu hanya 4 kali, tetapi tanpa bantuan pernasan. Yang sekarang lebih asyik, walau ga bisa renang (serius ga bisa renang lho), tetapi enjoy banget. Kadang emang rada panik waktu nyembul permukaan ga ada pegangan hehehe. Tetapi OK, semua kulalaui dengan sukses. Beruntung di jaman kuliah dulu aku sering main air dengan rafting di sungai deras dengan mengandalkan pelampung. jadi rada percaya diri, meskipun ga bisa renang sama sekali.
Kebetulan pas training ketemu kawan lama yang pernah kerja bareng, dia orang scotland. jadi lebih asyik aja teman ngobrolnya.
Sayang trainingnya harus di ambil jauh ke malaysia, padahal setahuku potensinya sangat bagus. Semoga yang di Indonesia cepet dapat OPITO approved, sekali-sekali indonesia jadi training centre lah. Masa semua training centre ada di Malaysia?
Posted in Not Serious, Serious | Tagged: training | 3 Comments »